Potensi Jahe Merah sebagai Anti-Hipertensi Alami 

Hipertensi menjadi salah satu masalah kesehatan terbesar di dunia, tetapi solusi pendukung alami justru bisa ditemukan pada rimpang kecil berwarna merah yang sudah lama digunakan sebagai herbal: Jahe Merah. 


Apa yang Membuat Jahe Merah Lebih Potent daripada Jahe Biasa? 

Jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) memiliki kandungan gingerol dan shogaol yang jauh lebih tinggi dibandingkan jahe biasa. Kedua senyawa ini memberikan aktivitas farmakologis yang lebih kuat, mencakup: 

  • antioksidan 
  • antiinflamasi 
  • imunomodulator 
  • serta manfaat untuk kesehatan kardiovaskular 

Dalam pengobatan tradisional Asia, jahe merah telah lama digunakan untuk membantu mengatasi: 

  • sakit kepala 
  • gangguan pencernaan 
  • infeksi bakteri 
  • demam 
  • keluhan autoimun 
  • hingga terapi pendukung untuk beberapa penyakit kronis 

serta manfaat untuk kesehatan kardiovaskular 


Bagaimana Cara Kerja Jahe Merah dalam Menurunkan Tekanan Darah?

Menurut Yunas et al. (2024), jahe merah memengaruhi tekanan darah melalui beberapa mekanisme berikut: 

A. Aktivitas Anti-Inflamasi 

Gingerol dan shogaol bekerja menghambat berbagai mediator inflamasi seperti: 
     • sitokin 
     • kemokin 
     • leukotrien 
     • prostaglandin 

Proses ini terjadi melalui penekanan terhadap enzim: 
     • COX-1 
     • COX-2 
     • 5-lipoksigenase (5-LO) 

B. Inhibisi ACE (Angiotensin-Converting Enzyme) 

Zingeron, gingerol, dan shogaol berperan menurunkan aktivitas ACE — penting karena ACE bertanggung jawab atas penyempitan pembuluh darah. 

➡ Penelitian menunjukkan penurunan aktivitas ACE sebesar 10,80% pada tikus dengan dosis 360 mg / 200 g bobot badan

C. Vasodilatasi & Regulasi Nitric Oxide (NO) 

Jahe merah mendukung proses vasodilatasi dengan cara: 
     • meningkatkan produksi nitric oxide (NO) 
     • mencegah akumulasi NO berlebih 
     • memperbaiki fungsi endotel pembuluh darah 

➡ Hasil akhirnya: aliran darah lebih lancar dan resistensi pembuluh darah menurun. 


Mengapa Jahe Merah Direkomendasikan untuk Penderita Hipertensi? 

Kombinasi efek antiinflamasi, penghambatan ACE, dan vasodilatasi membuat jahe merah bekerja secara multi-pathway, sehingga lebih komprehensif dibanding herbal atau obat yang hanya bekerja pada satu mekanisme. 

Ekstrak jahe merah dapat membantu: 

  • melemaskan dan melebarkan pembuluh darah 
  • menurunkan beban inflamasi 
  • mendukung fungsi jantung dan pembuluh darah 
  • membantu menjaga tekanan darah tetap stabil secara alami 

Inilah yang menjadikan jahe merah sangat potensial sebagai proteksi jangka panjang maupun terapi pendamping bagi penderita hipertensi. 


Sumber :  

Yunas, R. W., Rahmawat S. I., Saputri, F. C., Bayu A., Chianese G., Pura M. Y. 2024. Roselle and Red Ginger: A Potential Combination of Medicinal Plants for Hypertension Therapy. Pharmaceutical Sciences and Research (PSR), 11(3), 118–134. 

Bagikan:
Rekomendasi
Artikel Lainnya
Talk to Us
Mari Berbincang